YAHUKIMO - Di tengah rentang tugas yang penuh tantangan di perbatasan, prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir membuktikan bahwa sentuhan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama. Pada Selasa, (7/4/2026), desa terpencil Kampung Logpon di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, disulap menjadi arena penuh tawa berkat kehadiran mereka.
Para prajurit, yang sehari-hari berjaga demi keamanan negeri, menyempatkan diri untuk menyapa anak-anak yang riang bermain di pinggir jalan kampung. Sapaan ramah dan obrolan sederhana seketika mengubah suasana yang tadinya biasa menjadi meriah. Momen tersebut semakin manis ketika para pahlawan bertugas ini membagikan bingkisan makanan ringan. Raut wajah anak-anak yang berseri-seri saat menerima hadiah sederhana itu menjadi bukti nyata terjalinnya kedekatan emosional yang hangat antara TNI dan warga setempat.

Kegiatan komunikasi sosial ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pendekatan humanis yang gencar dilakukan Satgas. Tujuannya jelas: membangun rasa percaya dan menciptakan suasana aman yang menyejukkan hati masyarakat Papua. Interaksi yang terlihat sederhana ini ternyata memiliki dampak mendalam, efektif dalam merajut benang silaturahmi antara prajurit dan penduduk lokal.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menekankan pentingnya keseimbangan antara profesionalisme tugas dan pendekatan yang menyentuh hati.
“Saya tekankan kepada setiap prajurit untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan serta mengutamakan prosedur operasional dalam setiap kegiatan. Namun di sisi lain, pendekatan humanis kepada masyarakat juga menjadi hal penting untuk membangun kepercayaan, ” kata Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini bukan sekadar memberikan kebahagiaan sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat ikatan batin antara TNI dan masyarakat.

“Kehadiran prajurit harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik dari sisi keamanan maupun kebersamaan. Ini adalah bagian dari pengabdian kami, ” tambahnya.
Melalui aksi nyata yang penuh empati ini, Satgas Yonif 5 Marinir terus menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukanlah sekadar retorika, melainkan denyut nadi yang terasa dalam setiap langkah pengabdian mereka. Di tengah bentangan alam Papua yang memukau namun penuh tantangan, kehadiran para prajurit ini menjadi mercusuar harapan, membawa rasa aman, senyum bahagia, dan kehangatan kebersamaan bagi seluruh warga, terutama generasi penerus di Kampung Logpon. (PERS)
