Satgas Yonif 5 Marinir Bangun Kedekatan dengan Warga di Tengah Hutan Papua

    Satgas Yonif 5 Marinir Bangun Kedekatan dengan Warga di Tengah Hutan Papua
    Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir menyapa warga yang tengah beraktivitas sebagai pemotong kayu di kawasan hutan Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (17/4/2026).

    YAHUKIMO - Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir terus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis di wilayah penugasan. Hal ini terlihat saat prajurit Marinir menyapa warga yang tengah beraktivitas sebagai pemotong kayu di kawasan hutan Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (17/4/2026).

    Di sela kegiatan patroli, prajurit menyempatkan diri berhenti dan berinteraksi langsung dengan warga yang sedang mengolah hasil kayu. Dengan suasana santai, mereka berbincang, mendengarkan keluh kesah, serta berbagi pengalaman terkait aktivitas sehari-hari di tengah hutan.

    Kebersamaan semakin terasa ketika prajurit dan warga duduk bersama di atas tumpukan papan kayu, menciptakan suasana akrab tanpa sekat. Interaksi sederhana ini menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi yang harmonis antara TNI dan masyarakat.

    Selain menjalin silaturahmi, prajurit Marinir juga memberikan imbauan kepada warga terkait pentingnya keselamatan kerja. Hal ini mengingat aktivitas penebangan kayu di kawasan hutan memiliki risiko tinggi, terutama di lokasi yang jauh dari permukiman.

    Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa pendekatan humanis merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

    “Kami ingin kehadiran prajurit tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kehidupan mereka sehari-hari, ” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi dedikasi prajurit yang terus mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas di lapangan.

    “Saya tekankan kepada seluruh prajurit untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” tegasnya.

    Salah satu warga setempat, Yohanis (41), mengaku senang dengan kehadiran prajurit Marinir yang dinilai ramah dan peduli.

    “Kami merasa lebih aman dan senang karena bapak-bapak TNI mau datang dan berbincang dengan kami. Mereka tidak hanya patroli, tapi juga peduli, ” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 5 Marinir menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan.

    Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Papua. (*)

    marinir papua yahukimo papua damai tnimanunggalrakyat humanistni pengabdiantni
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Marinir di Papua, Jalin Kedekatan dengan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan
    TNI Kerahkan Ratusan Personel dan Dukungan Udara Berhasil Evakuasi Korban Helikopter Airbus H130 di Sekadau
    Kogabwilhan III Perketat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB
    Tutup Rakernas Taekwondo Indonesia 2026, Ketum PBTI: Musuh Adalah Hadiah Bagimu, Ia Memberi Kesempatan Melakukan Hal Terbaik
    Satgas Yonif 5 Marinir Bangun Kedekatan dengan Warga di Tengah Hutan Papua

    Ikuti Kami